Selamat datang di Suara GMBI Semarang

Pascakebakaran, Bangunan Pasar Johar Dinilai Mesti Dipertahankan

Jumat, 15 Mei 20150 komentar

Semarang - Bangunan utama Pasar Johar Semarang yang terbakar Sabtu (9/5) tidak boleh dirobohkan meski terdapat kerusakan yang mempengaruhi kualitas struktur benda cagar budaya tersebut. Hal itu dikemukakan pemerhati cagar budaya dari Universitas Diponegoro Semarang Widya Wijayanti.
"Struktur kerangkanya harus dicek lagi. Kalau pun hasilnya negatif, bukan berarti harus dirobohkan," kata Widya di Semarang, Kamis (14/5).
Dalam kebakaran yang menghanguskan lebih dari 4.000 kios pedagang tersebut, bangunan utama Pasar Johar masih kokoh berdiri.
Konstruksi atap cendawan dengan pilar-pilar penyangganya hanya terlihat hitam sisa jelaga kebakaran.
Menurut Widya, struktur asli bangunan pasar ciptaan Thomas Karsten tersebut telah didesain untuk menghadapi kondisi berat, seperti kebakaran yang cukup besar.
Arsitek asal Belanda tersebut, lanjut dia, telah memperhitungkan kualitas beton yang digunakan bagi pasar yang dibangun pada 1937 tersebut.
Ia menuturkan perlu penelitian lebih lanjut tentang kondisi struktur bangunan pasar tersebut untuk mengetahui kondisi yang sesungguhnya.
"Kalau memang ada yang rusak dikuatkan lagi. Bangunan ini memang didesain untuk pasar, setelah diperbaiki ya dipakai untuk pasar lagi," katanya.

/LIS
sumber : m.beritasatu.com 
Bagikan Berita Ini :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. Suara GMBI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger