Selamat datang di Suara GMBI Semarang

Pemprov Jateng Berusaha Selesaikan Kemiskinan Bersama-sama

Senin, 23 Maret 20150 komentar






SEMARANG, suaramerdeka.com – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berharap bisa mengatasi besarnya kemiskinan di wilayah yang dipimpinnya dengan berbagi bersama-sama antara provinsi dan kabupaten/kota. Beberapa masalah yang paling banyak dari kemiskinan adalah pangan, sandang, papan, pendidikan, perumahan dan kesehatan.
“Setelah dipilah-pilah yang gede-gede, pangan, sandang, papan, pendidikan, perumahan dan kesehatan. Pada beberapa daerah sudah ada zona merah jika bisa diselesaikan 50 persen sudah luar biasa,” kata Ganjar usai memimpin rapat TAPD di kantornya, Senin (23/3).
Beberapa persoalan, sudah bisa diatasi seperti misalnya pangan diatasi dengan raskin, pakaian sudah bisa diatasi sendiri dan kesehatan sudah diatasi oleh BPJS. Sedangkan yang belum di antaranya pendidikan, perumahan dan kesehatan yang belum tercover BPJS.
“Pendidikan akan kami dorong berikan beasiswa, perumahan dan kesehatan nanti bisa dicarikan dana dari APBN atau CSR, apalagi perda CSR yang sedang dibahas teman-teman di DPRD memungkinkan sekali menggunakan dana CSR. Saya punya mimpi mempunyai daftar panjang kemiskinan dan kebutuhannya, misalnya butuh jamban apakah komunal atau individual,” tutur Ganjar yang sedang concern pada isu kemiskinan dan pengangguran di Jateng.
Peta atau daftar panjang tersebut, akan dimunculkan dalam Musrembang agar bisa dikerjakan bersama secara fokus sehingga menyelesaikan semuanya. Menyelesaikan masalah kemiskinan secara bersama, akan semakin cepat mengeluarkan rakyat dari masalah tersebut.
“Jika data sudah terkumpul lalu saya yang berusaha mencarikan dananya, apakah melalui APBN atau dana CSR,” tambahnya.
Pemprov Jateng membutuhkan Rp 32 triliun untuk menyelesaikan 14 indikator kemiskinan. Jika satu per satu di antaranya diselesaikan secara bersama-sama dengan semua sumber daya yang ada, maka hasilnya akan semakin bagus. Untuk pengawasan dan pemantauan, Bappeda Jateng yang akan mengumpulkan dan mengelola data kemiskinan dan kebutuhannya.
(Puthut Ami Luhur/CN41/SMNetwork)
Bagikan Berita Ini :

Posting Komentar

 
Copyright © 2015. Suara GMBI Semarang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Proudly powered by Blogger